Mahasiswa KKN Undip Edukasi Keamanan Pangan bagi Pelaku UMKM Wujil

0
unnamed-12

SEMARANG, 2 Agustus 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT-79) Universitas Diponegoro menggelar edukasi keamanan pangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Balai UP2K RW 12, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti sekitar 10 hingga 20 pelaku UMKM dan digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai praktik pengolahan pangan yang aman dan higienis.

Kegiatan ini didasari oleh masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keamanan pangan, higiene sanitasi pengolahan, serta pemanfaatan pangan bergizi lokal, sehingga belum mendukung ketahanan pangan secara optimal di wilayah tersebut. Padahal, RW 9 hingga RW 12 di Kelurahan Wujil memiliki potensi berupa pekarangan rumah, kelompok PKK, Posyandu, serta hasil pertanian dan peternakan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga.

Berangkat dari kondisi tersebut, tim KKNT-79 merancang program edukasi keamanan pangan yang menyasar pelaku UMKM pangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas produk di Kelurahan Wujil. Program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menerapkan praktik keamanan pangan yang baik, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, hingga produk siap dikonsumsi oleh masyarakat.

Pelaksanaan program diawali dengan pendataan dan penjaringan pelaku UMKM di RW 9 hingga RW 12, dilanjutkan dengan koordinasi bersama perwakilan UP2K. Setelah tahap persiapan tersebut rampung, kegiatan edukasi keamanan pangan pun dilaksanakan, yang kemudian ditutup dengan penyerahan buku panduan keamanan pangan kepada para pelaku UMKM.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan respons yang cukup antusias mengikuti rangkaian edukasi yang diberikan oleh tim KKNT-79.

Kegiatan ini secara langsung meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM mengenai keamanan pangan. Bagi peserta, manfaat yang dirasakan adalah bertambahnya pemahaman mengenai keamanan pangan mulai dari proses produksi hingga produk siap konsumsi, yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta mendukung peningkatan keuntungan dari produk UMKM yang bersih dan aman. Dari sisi dampak jangka panjang, program ini diharapkan dapat mendorong praktik kebersihan dan keamanan pangan pelaku UMKM menjadi lebih baik.

Ketua Paguyuban Guyub Wujil, Bu Uun, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Mendukung berlangsungnya kegiatan ini agar pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan baru sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung peningkatan keuntungan dari produk UMKM,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, tim KKNT-79 akan menyerahkan buku panduan keamanan pangan kepada UMKM sebagai luaran dari kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan bagi pelaku UMKM terbimbing di Kelurahan Wujil.

Penulis/Reporter: Kanaya Naila Risgityanissa Fotografer: Saskia Kamila Maharani/Erick Benediktus Sinulingga Kontak Media/Humas: IG @kknt79.wujil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *