Tim KKN Undip Kenalkan Sistem Akuntansi Digital Door-to-Door Bagi UMKM Kelurahan Wujil

0
erick-m2

KABUPATEN SEMARANG, 6 Agustus 2026 – Tim KKN Tematik 79 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program edukasi pencatatan keuangan dan implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis website secara door-to-door kepada pelaku UMKM di Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Rangkaian pendampingan lapangan yang berlangsung pada 28 Juli hingga 6 Agustus 2026 ini menyasar lima UMKM lokal untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pelaporan keuangan usaha secara digital.

Pelaksanaan kegiatan ini berawal dari permasalahan para pelaku UMKM dan pekerja informal di RW 9, 10, 11, dan 12 Kelurahan Wujil yang belum optimal dalam menyusun laporan keuangan usaha. Selain itu, keterbatasan pemahaman teknologi membuat para pemilik usaha kesulitan beralih dari pencatatan tradisional menuju sistem pelaporan keuangan yang lebih terstruktur dan efisien.

Melihat potensi usaha desa seperti Sego Jagung Bu Pur, Intip Rumahan, RN Lele Pak Wanto, Jamur Tiram RN Pak Wanto, dan Pawon Simbok, program ini dihadirkan dengan tujuan mengedukasi pemilik usaha mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang optimal. Melalui pengembangan website SIA, mahasiswa mendampingi para pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk kebutuhan pencatatan dan pelaporan keuangan harian usaha mereka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahapan sowan dan identifikasi awal UMKM potensial pada 20 Juli 2026. Tahap dilanjutkan dengan perancangan materi edukasi, pembuatan template laporan keuangan, serta penyiapan website pencatatan online pada 20–27 Juli 2026. Setelah persiapan matang, tim mahasiswa turun langsung menyambangi tempat usaha warga pada 28 Juli 2026 pukul 14:00–14:30 WIB, 30 Juli 2026 pukul 13:00–13:30 WIB, serta 31 Juli 2026 pukul 12:20–12:50 WIB dan 13:00–13:30 WIB untuk menyerahkan template laporan format Excel dan PDF sekaligus melatih penggunaan website secara rinci.

Selama pendampingan berlangsung, para pelaku UMKM menyambut kegiatan dengan gembira dan antusias. Pemilik usaha menunjukkan ketertarikan tinggi saat mempelajari tata cara pencatatan laporan keuangan yang rapi serta mencoba fitur pencatatan berbasis website yang diperkenalkan.

Dampak langsung dari program ini adalah tersalurkannya materi edukasi, panduan template laporan keuangan (Excel dan PDF), serta akses penuh ke website SIA bagi tiap usaha. Melalui fasilitas tersebut, pelaku UMKM merasakan manfaat nyata berupa kemudahan dalam mencatat dan melaporkan keuangan secara efektif. Ke depan, penerapan sistem digital ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan usaha yang tertib dan berkelanjutan di Kelurahan Wujil.

Lurah Wujil, Pak Adi, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan mahasiswa kepada warganya. “Senang karena UMKM dibantu dengan edukasi laporan keuangan yang bener itu kayak gimana,” tuturnya.

Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh salah satu pelaku usaha, Bu Pur, yang mengaku terbantu karena selama ini masih mengandalkan pencatatan secara manual. “Senang dan berterimakasih ke mas karena sudah dibantu cara mencatat keuangan yang bener bagaimana, soalnya kesulitan karena masih manual pakai buku,” ungkapnya.

Sebagai langkah menjaga keberlanjutan program, tim KKN Tematik 79 Undip telah menyiapkan agenda monitoring lanjutan untuk memantau perkembangan penggunaan website dan memastikan para pelaku UMKM terus menerapkan sistem pencatatan keuangan digital tersebut secara konsisten.

Penulis/Reporter: Erick Benediktus Sinulingga

Fotografer: Gisya Shaqila Rashica dan Hafidz Afif

Kontak Media/Humas: 081267125375

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *