Petakan Irigasi Sawah, Mahasiswa KKN Undip Dukung Pengelolaan Sumber Daya Air Ponowaren

0

Program kerja Pemetaan Potensi Sumber Air (Irigasi Sawah) Desa Ponowaren merupakan kegiatan pemetaan jaringan irigasi sawah untuk menyediakan informasi spasial mengenai persebaran lahan pertanian dan jaringan irigasi di Desa Ponowaren. Kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, observasi peta digital, pengolahan data menggunakan ArcGIS, layouting, hingga pencetakan dan penyerahan peta kepada pihak desa. Hasil pemetaan diharapkan menjadi data pendukung dalam pengelolaan sumber daya air dan wilayah pertanian secara berkelanjutan.

IMG-20260816-WA0201

IMG-20260811-WA0013

Sukoharjo, Agustus 2026 – Ketersediaan informasi mengenai sumber daya air menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pengelolaan wilayah pertanian. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Desa Ponowaren melaksanakan program kerja multidisiplin berupa “Pemetaan Potensi Sumber Air (Irigasi Sawah) di Desa Ponowaren”.

Program kerja ini dilaksanakan oleh Lucia Ratna Larasati, mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, selaku PIC program. Kegiatan pemetaan dilakukan untuk mendokumentasikan informasi irigasi sawah Desa Ponowaren secara spasial. Sebelumnya, data mengenai irigasi di wilayah tersebut belum terdokumentasi dalam bentuk peta sehingga diperlukan penyajian informasi yang dapat memberikan gambaran mengenai persebaran lahan pertanian dan jaringan irigasi.

Pemetaan irigasi tidak hanya menjadi bentuk dokumentasi wilayah, tetapi juga dapat mendukung pengelolaan sumber daya air dan lahan pertanian secara lebih terarah. Informasi spasial yang tersusun dalam bentuk peta diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam mengenali kondisi dan persebaran wilayah pertanian yang berkaitan dengan jaringan irigasi.

 

Mengidentifikasi Irigasi melalui Observasi Lapangan dan Peta Digital

Pelaksanaan program diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kondisi wilayah irigasi sawah di Desa Ponowaren. Observasi kemudian dilengkapi dengan pengamatan melalui peta digital untuk membantu memperoleh dan menyesuaikan informasi spasial wilayah yang dipetakan.

Data yang telah diperoleh selanjutnya diolah menggunakan ArcGIS. Proses pengolahan dilanjutkan dengan tahap layouting untuk menyusun informasi menjadi peta yang lebih sistematis, informatif, dan mudah dipahami. Setelah proses pemetaan selesai, peta kemudian dicetak sebagai luaran program kerja.

 

Peta Diserahkan kepada Pemerintah Desa

Hasil pemetaan berupa peta irigasi sawah Desa Ponowaren diserahkan kepada pihak desa pada 14 Agustus 2026. Penyerahan dilakukan kepada perwakilan perangkat Desa Ponowaren.

Peta tersebut diharapkan dapat menjadi data pendukung bagi pemerintah desa dalam mengetahui persebaran lahan pertanian dan jaringan irigasi di Desa Ponowaren. Ketersediaan informasi spasial juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pendukung dalam pengelolaan wilayah dan perencanaan yang berkaitan dengan sumber daya air dan pertanian.

 

Mendukung SDGs 6 dan 15

Program pemetaan irigasi ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-6 atau Clean Water and Sanitation, yaitu Ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all. Melalui pemetaan, informasi mengenai jaringan irigasi dapat terdokumentasi sehingga mendukung pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDGs tujuan ke-15 atau Life on Land, yaitu Protect, restore and promote sustainable use of terrestrial ecosystems, sustainably manage forests, combat desertification, and halt and reverse land degradation and halt biodiversity loss. Pemetaan wilayah irigasi berkaitan dengan pengelolaan lahan pertanian dan pemanfaatannya secara berkelanjutan, sehingga informasi spasial yang dihasilkan dapat menjadi salah satu data pendukung dalam memahami hubungan antara lahan pertanian dan jaringan irigasi di Desa Ponowaren.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Tim II Undip 2026 berupaya memberikan kontribusi berupa informasi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah Desa Ponowaren. Peta yang telah diserahkan diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga dapat digunakan kembali sebagai data pendukung dalam pengelolaan sumber daya air dan wilayah pertanian desa secara berkelanjutan.

 

Penulis: Lucia Ratna Larasati

Sosial Media: @jejakponowaren (Instagram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *