KKNT-79 UNDIP Latih Warga Wujil Manfaatkan Lahan Sempit untuk Ketahanan Pangan

0
unnamed-2-4

Mahasiswa ajak warga manfaatkan lahan sempit melalui instalasi budidaya tanaman warung hidup dalam polybag

Bestarinesia.id, Kab. Semarang – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro melalui KKNT-79 melaksanakan pelatihan pemanfaatan lahan sempit melalui instalasi budidaya tanaman warung hidup dalam polybag di Toga RW 9, RW 10, RW 11, dan RW 12, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melihat kondisi Kelurahan Wujil yang merupakan kawasan padat penduduk dan dikelilingi berbagai macam pabrik serta penginapan. Minimnya lahan pertanian menjadi salah satu kendala dalam pengembangan budidaya pangan. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pasar untuk memenuhi kebutuhan dapur serta pengeluaran rumah tangga untuk bahan pangan pokok.

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juli hingga 9 Agustus 2026 tersebut menyasar warga RW 9–12 dengan jumlah peserta sekitar 10–15 orang di setiap pelaksanaan untuk mendorong ketahanan pangan mandiri pada skala rumah tangga.

Melalui program tersebut, KKNT-79 berupaya menstimulus kepedulian masyarakat terhadap ketahanan pangan mandiri dengan mengoptimalkan lahan sempit di sekitar rumah. Budidaya tanaman warung hidup dalam polybag dipilih sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan ruang terbatas agar tetap dapat digunakan untuk kegiatan produktif. Sasaran kegiatan merupakan warga RW 9–12 Kelurahan Wujil.

Dokumentasi seusai sosialisasi teknik budidaya tanaman dan praktik penanaman bibit warung hidup bersama warga

Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan utama, yakni sosialisasi teknik budidaya tanaman dan praktik penanaman bibit warung hidup bersama warga. Selain melakukan penanaman, tim KKNT-79 juga memberikan biji sayuran secara gratis kepada peserta. Kegiatan dilaksanakan di Toga masing-masing RW, dengan pelaksanaan pada 26 Juli 2026 di RW 9, 25 Juli 2026 di RW 10, 9 Agustus 2026 di RW 11, dan 2 Agustus 2026 di RW 12.

Warga menunjukkan antusias yang baik dalam menerima materi dan starter kit gratis yang diberikan. Peserta juga kooperatif dalam mengikuti rangkaian pendampingan penanaman dan pemeliharaan tanaman warung hidup. Melalui kegiatan tersebut, warga memperoleh sarana dan prasarana awal berupa paket starter kit yang terdiri atas bibit, media tanam, dan polybag, serta biji sayuran gratis.

Selain memperoleh sarana awal, warga mendapatkan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah menjadi area produktif untuk penanaman tanaman warung hidup.

Dalam jangka pendek, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam memulai budidaya tanaman hortikultura secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Sedangkan jangka panjang, program tersebut diharapkan mendukung terwujudnya ketahanan pangan skala rumah tangga yang berkelanjutan.

Penulis/Reporter : Luthfia Haritsa

Fotografer: Gisya Shaqila Rhashica dan Hafidz Afif

Kontak Media/Humas : Instagram KKN @kknt79.wujil dan penulis @luthfihaa_

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *