Edukasi Pengelolaan Limbah dan Literasi Finansial, Mahasiswa KKN Ajak Siswa SDN 02 Tragung Berkreasi melalui Eco Piggy Bank

0

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan Workshop Eco Piggy Bank kepada 31 siswa kelas 4 SDN 02 Tragung pada 31 Juli 2026. Kegiatan ini menggabungkan edukasi pengelolaan limbah plastik dan literasi finansial melalui praktik mengubah botol plastik bekas menjadi celengan yang kreatif dan bermanfaat. Dengan mengikuti kegiatan secara aktif, siswa diajak mengenal pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.

WhatsApp-Image-2026-08-22-at-04.17.29

Batang, 31 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin “Workshop Eco Piggy Bank: Kreasi Tabungan dari Botol Plastik Bekas sebagai Edukasi Pengelolaan Limbah dan Literasi Finansial” kepada siswa kelas 4 SDN 02 Tragung, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan yang diikuti oleh 31 siswa ini menggabungkan edukasi mengenai pengelolaan limbah plastik dengan pengenalan literasi finansial melalui kegiatan kreatif dan praktik langsung.

Workshop dilaksanakan dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bahan utama untuk membuat eco piggy bank atau celengan ramah lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa barang bekas yang sering dianggap sebagai sampah masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi benda yang memiliki nilai guna.

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pentingnya mengelola sampah plastik serta kebiasaan menabung sejak dini. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco piggy bank. Para siswa diberikan botol plastik bekas yang kemudian diubah menjadi wadah tabungan dengan berbagai kreasi sesuai dengan ide dan kreativitas masing-masing.

Dalam proses pembuatannya, siswa tidak hanya belajar mengenai pemanfaatan kembali limbah plastik, tetapi juga diajak mengenal konsep sederhana mengenai menabung. Eco piggy bank yang dibuat dapat digunakan sebagai tempat menyimpan uang sekaligus menjadi pengingat bagi siswa untuk membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk kebutuhan di masa mendatang.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif para siswa selama workshop berlangsung. Sebanyak 31 siswa kelas 4 mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari memahami materi, menyiapkan botol plastik, menghias, hingga menyelesaikan eco piggy bank hasil kreasi mereka sendiri. Kegiatan praktik membuat suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif karena siswa dapat secara langsung menerapkan materi yang telah diberikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya mengenalkan bahwa edukasi lingkungan dan literasi finansial dapat dilakukan secara sederhana dan menyenangkan. Pemanfaatan botol plastik bekas sebagai celengan memberikan pengalaman konkret kepada siswa bahwa pengelolaan limbah dapat berjalan beriringan dengan pembentukan kebiasaan finansial yang positif sejak usia sekolah.

Workshop Eco Piggy Bank juga menjadi salah satu bentuk pendekatan edukasi berbasis kreativitas yang mendorong siswa untuk melihat barang bekas dari sudut pandang yang berbeda. Botol plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah dapat diubah menjadi karya yang bermanfaat sekaligus memiliki fungsi sebagai media untuk menumbuhkan kebiasaan menabung.

Modul/Bahan Kegiatan Workshop Eco Piggy Bank:

Dokumentasi dan Bahan Workshop Eco Piggy Bank 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program multidisiplin KKN Tim II Universitas Diponegoro di Desa Tragung. Melalui kegiatan edukatif dan kreatif tersebut, mahasiswa berharap siswa tidak hanya membawa pulang hasil karya berupa eco piggy bank, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Penulis/Reporter: Graciella Salianto
Fotografer: Karen Citra Yehuni
Kontak Media/Humas Kelompok: instagram @langkah.tragung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *