TIM KKNT-79 Gelar Edukasi dan Pelatihan Produk Diversifikasi Ikan Lele Menjadi Katsu Lele di Wujil Undip Bagi Ibu PKK Wu

0
unnamed-4

SEMARANG, 2 Agustus 2026 – Tim KKNT-79 Universitas Diponegoro melaksanakan edukasi dan pelatihan diversifikasi pengolahan ikan lele utuh menjadi produk breaded product, salah satunya katsu lele, di salah satu rumah warga RW 9, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (2/8) pukul 15.30 WIB. Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini menyasar Ibu-Ibu PKK, termasuk peserta yang berstatus sebagai pelaku UMKM maupun perangkat desa, melalui sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung pengolahan lele.

Kelurahan Wujil memiliki potensi ketersediaan ikan lele yang melimpah dari peternak maupun pengepul lokal. Namun, potensi tersebut belum dimaksimalkan karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai diversifikasi pengolahan lele utuh menjadi produk pangan bernilai tambah tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang Tim KKNT-79 melaksanakan edukasi dan pelatihan pengolahan lele menjadi produk olahan yang lebih beragam.

Melalui kegiatan ini, Tim KKNT-79 memberikan pelatihan secara interaktif dengan mendemonstrasikan pengolahan ikan lele utuh menjadi breaded product, dengan katsu lele sebagai salah satu produk yang diperkenalkan dan dipraktikkan. Program ini ditujukan untuk memberikan variasi pengolahan lele selain olahan yang selama ini dikenal masyarakat, sekaligus meningkatkan keterampilan pengolahan pangan berbasis potensi lokal di tingkat keluarga.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai gizi ikan lele, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan jenis-jenis breaded product berbahan dasar ikan lele. Setelah penyampaian materi, tim mendemonstrasikan proses pembuatan breaded product berupa katsu lele.

Peserta kemudian mengikuti pelatihan secara langsung dengan mempraktikkan pengolahan produk tersebut dari ikan lele.

Dalam pelaksanaannya, peserta juga memperoleh keterampilan teknis memfillet lele tanpa amis serta mempelajari variasi resep olahan pangan baru yang dapat diterapkan untuk keluarga. Keterlibatan peserta secara langsung dalam proses pembuatan membuat kegiatan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktik pengolahan lele secara mandiri.

Ketua RW 9, Bu Is, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Tim KKNT-79 dalam kegiatan PKK. “Terima kasih ya, Mbak, Mas, sudah mau mengisi di kegiatan PKK RW 9. Semoga apa yang Mbak dan Masnya sampaikan bisa bermanfaat untuk ibu-ibu di sini,” ujarnya.

Sebagai hasil langsung, kegiatan menghasilkan olahan breaded product berbasis ikan lele berupa katsu lele yang siap dikonsumsi maupun diproduksi secara mandiri oleh masyarakat. Peserta juga memperoleh kartu resep dan nutricard berukuran A6 sebagai pendukung informasi produk. Bagi peserta, kegiatan ini memberikan keterampilan teknis pengolahan lele serta alternatif resep pangan baru yang dapat menjadi pilihan bagi anak-anak dan keluarga.

unnamed-7

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi ikan dalam keluarga, diversifikasi konsumsi pangan berbasis potensi lokal, serta munculnya peluang usaha dan kemandirian pangan rumahan. Tidak terdapat kegiatan lanjutan yang direncanakan setelah pelaksanaan program ini.

Penulis/Reporter: Cathleen Delicya Reipitota

Fotografer: Hafidz Afif
Kontak Media/Humas: cathleendelicya@gmail.com/081945102005

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *