Strategi Pemasaran Digital melalui WhatsApp Business dan Tiktok bagi Para Pelaku UMKM Desa Sukorejo

0

Edukasi Strategi Pemasaran Digital bagi pelaku UMKM Desa Sukorejo melalui pemanfaatan WhatsApp Business dan TikTok sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemasaran, memperluas jangkauan konsumen, serta memperkenalkan produk UMKM secara lebih kreatif dan efektif di era digital.

9945d1c2-24d8-4f3d-b11e-6e477e30bfd4-2

Mahasiswa KKN Dampingi UMKM Sukorejo Manfaatkan WhatsApp Business dan TikTok untuk perluas pemasaran

Bestarinesia.id, Kendal — Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran. Peluang tersebut coba dimanfaatkan melalui kegiatan edukasi strategi pemasaran digital bagi pelaku UMKM di Desa Sukorejo, (6/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Strategi Pemasaran Digital melalui WhatsApp Business dan TikTok bagi Para Pelaku UMKM Desa Sukorejo” tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Desa Sukorejo memiliki beragam UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman, dan produk olahan lokal. Namun, sebagian pelaku usaha masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut dan penjualan di lingkungan sekitar sehingga jangkauan pasar masih terbatas.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM diperkenalkan pada berbagai fitur WhatsApp Business, seperti profil usaha, katalog produk, pesan otomatis, serta komunikasi dengan konsumen. Fitur-fitur tersebut dinilai dapat membantu pelaku usaha mengelola promosi dan pelayanan pelanggan secara lebih teratur.

Selain WhatsApp Business, mahasiswa juga mengenalkan TikTok sebagai media promosi berbasis video pendek. Pelaku UMKM diajak memahami cara membuat konten sederhana yang dapat menampilkan produk, proses pembuatan, keunggulan produk, hingga testimoni pelanggan.

“Pemasaran melalui media sosial tidak cukup hanya dengan memiliki akun. Pelaku UMKM juga perlu memperhatikan kualitas konten, informasi produk, dan konsistensi dalam berkomunikasi dengan konsumen,” menjadi salah satu penekanan dalam edukasi tersebut.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Pelaku UMKM tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi mengenai kendala yang selama ini dihadapi dalam memasarkan produk melalui media digital.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM Desa Sukorejo diharapkan mampu memanfaatkan WhatsApp Business dan TikTok secara mandiri. Penggunaan kedua platform tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Digitalisasi pemasaran pada akhirnya tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Bagi UMKM, pemanfaatan media digital secara tepat dan konsisten dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing serta membuka peluang pasar baru bagi produk lokal Desa Sukorejo.

 

 

Penulis: Mareyta Anabelle Situmorang

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *