Melalui Leaflet, Cek Kesehatan, dan Edukasi, Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP Dampingi Pemeriksaan Kesehatan di Tiga Posyandu Desa Kaliyoso

0
DSC03154-2

Mahasiswa bersama kader posyandu dan Ibu bidan setelah kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat

Bestarinesia.id, Kendal – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Reguler Tim II Universitas Diponegoro turut berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendampingan kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di tiga dusun di Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 Juli 2026 tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari bentuk bakti sosial sekaligus pemenuhan Program Kerja (Proker) Sosial Masyarakat KKN Reguler Tim II UNDIP.

Kegiatan dilaksanakan secara berturut-turut di tiga lokasi, yaitu Posyandu Dusun Kajen Kidul pada 20 Juli, Dusun Kaliombo pada 21 Juli, dan Dusun Kajen Lor pada 22 Juli. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bekerja sama dengan kader kesehatan dan ibu bidan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan adalah Muhammad Rizqi Fadillah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro jurusan Kedokteran Umum. Ia membantu melakukan pemeriksaan tekanan darah serta pemeriksaan kadar gula darah kepada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan berkala maupun masyarakat yang memiliki riwayat diabetes.

Mahasiswa bantu pemeriksaan tekanan darah serta pemeriksaan kadar gula darah kepada masyarakat

Belum berhenti di situ, mahasiswa tersebut juga memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat dewasa dan lansia. Edukasi difokuskan pada dua masalah kesehatan yang banyak dijumpai di masyarakat, yaitu hipertensi dan diabetes.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Muhammad Rizqi Fadillah menyusun dua leaflet edukasi yang membahas mengenai pengenalan penyakit, gejala dan faktor risiko, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengendalikan hipertensi dan diabetes.

Leaflet luaran mahasiswa edukasi tentang tekanan darah tinggi

Pada leaflet hipertensi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tekanan darah tinggi, pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, kepatuhan mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, menjaga berat badan, menghindari rokok dan alkohol, serta pengelolaan stres.

Sementara itu, leaflet diabetes memuat informasi mengenai gejala klasik diabetes, pemeriksaan kadar gula darah, faktor risiko, pola hidup sehat, aktivitas fisik, pengendalian berat badan, kepatuhan pengobatan, serta pentingnya perawatan luka dan pencegahan komplikasi.

Mahasiswa buat leaflet untuk edukasi masyarakat kendalikan diabetes

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berperan pada pelayanan kesehatan bagi dewasa dan lansia. Mahasiswa KKN lainnya turut membantu pelayanan untuk anak-anak dan balita, serta melakukan pengukuran tinggi badan (TB), berat badan (BB), dan lingkar perut (LP) pada peserta Posyandu dewasa hingga lansia.

Pembagian tugas tersebut memungkinkan kegiatan Posyandu berjalan secara lebih terorganisasi dengan tetap melibatkan kader dan tenaga kesehatan setempat.

Kegiatan Posyandu di tiga dusun tersebut juga menunjukkan adanya sejumlah tantangan dalam pengelolaan penyakit tidak menular di masyarakat. Ditemukan beberapa masyarakat dengan hipertensi maupun diabetes yang belum melakukan kunjungan rutin ke Pos Kesehatan Desa (PKD) maupun Puskesmas.

Salah satu kendala yang disampaikan adalah keterbatasan akses, terutama pada masyarakat lanjut usia yang kesulitan bepergian secara mandiri dan tidak memiliki anggota keluarga yang dapat mengantarkan untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Selain keterbatasan akses, ditemukan pula beberapa masyarakat yang telah memperoleh obat tetapi belum mengonsumsinya secara rutin sesuai anjuran. Beberapa masyarakat juga masih memiliki pola hidup yang kurang mendukung pengendalian hipertensi dan diabetes, sehingga edukasi mengenai kepatuhan pengobatan dan perubahan gaya hidup menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Meski demikian, hasil pemantauan kartu Posyandu juga menunjukkan adanya masyarakat yang mengalami penurunan tekanan darah maupun kadar gula darah dari waktu ke waktu. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa pemantauan kesehatan secara berkala serta upaya pengendalian penyakit dapat memberikan hasil yang positif ketika dilakukan secara berkelanjutan.

Pada pelaksanaan Posyandu di Dusun Kajen Lor, kegiatan juga didukung oleh tim imunisasi balita dari Puskesmas. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader kesehatan, bidan, dan tenaga kesehatan Puskesmas menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ibu Siswanti selaku Ibu Bidan Desa Kaliyoso terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam rangkaian kegiatan Posyandu. Ia menyampaikan kesan positif atas kontribusi dan semangat mahasiswa selama mendampingi pelayanan kesehatan masyarakat.

“Tim KKN Undip Semarang 2026 di Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal memang mantap!” ujar Ibu Siswanti.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam membantu pemeriksaan dan pelayanan Posyandu menjadi dukungan yang berarti bagi kader serta tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP tidak hanya membantu pelaksanaan teknis pelayanan Posyandu, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, pemantauan kondisi kesehatan, kepatuhan terhadap pengobatan, dan penerapan pola hidup sehat.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Kaliyoso, khususnya kelompok dewasa dan lansia, untuk lebih aktif dalam menjaga dan memantau kondisi kesehatannya secara berkelanjutan.

Kegiatan Posyandu di tiga dusun ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, kader kesehatan, bidan, Puskesmas, dan masyarakat Desa Kaliyoso.

 

Penulis: Muhammad Rizqi Fadillah

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *