MAHASISWA KKN REGULER TIM II UNDIP AJAK UMKM KLIDANG WETAN UNTUK INOVASI PRODUK LEBIH SEHAT DAN BERNILAI TAMBAH

0
90cafed6-d348-4c8b-af0a-8f46ea7cf492

8ca74a18-d6da-4ace-997e-8b84bd1ba802

BATANG, Jumat, 20 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro, Rochmatul Laily Faradila dari Program Studi Ilmu Gizi, sukses menyelenggarakan program kerja “Pendampingan Diversifikasi Produk UMKM” yang bertempat di rumah-rumah produksi UMKM yang terpilih di Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, pada Jumat, 14 Agustus 2026. 

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan rendahnya inovasi produk di kalangan pelaku UMKM Desa Klidang Wetan yang masih mengandalkan resep dan kemasan tradisional tanpa sentuhan nilai tambah. Dengan menyasar pelaku UMKM sebagai peserta utama, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pendampingan praktis dalam mengembangkan produk yang lebih sehat, inovatif, dan bernilai tambah guna meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif. 

Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP Kelompok Desa Klidang Wetan, Rochmatul Laily Faradila, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi pelaku UMKM di Desa Klidang Wetan. “Kami melihat potensi yang sangat besar dari UMKM di Desa Klidang Wetan, namun produk yang dihasilkan masih konvensional dan belum memiliki pembeda yang signifikan. Oleh karena itu, melalui program diversifikasi produk, kami mendampingi pelaku UMKM untuk menciptakan inovasi produk yang lebih sehat, bernilai tambah, dan memiliki keunggulan kompetitif di pasaran,” ujarnya. 

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung UMKM yang telah terpilih yaitu UMKM peyek dan keripik pisang yang menjadi sasaran, guna memberikan pendampingan yang lebih personal, mendalam, dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan spesifik masing-masing usaha. Kegiatan diawali dengan sosialisasi menggunakan booklet yang berisi materi tentang diversifikasi produk yang lebih sehat, manfaat peningkatan nilai tambah produk, serta peluang pengembangan produk yang lebih sehat berdasarkan potensi lokal. Dalam sesi ini, pelaku UMKM diedukasi bahwa diversifikasi produk bukan sekadar menambah variasi, tetapi merupakan strategi bisnis yang dapat meningkatkan daya saing, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan pendapatan usaha. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman tentang bagaimana produk yang lebih sehat memiliki nilai jual yang lebih tinggi di mata konsumen yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan, serta bagaimana inovasi produk dapat menjadi pembeda (unique selling proposition) yang membuat produk mereka lebih unggul dibandingkan produk sejenis dari pesaing. Pelaku UMKM tampak sangat antusias mengikuti pendampingan dari awal hingga akhir, dengan banyak pertanyaan yang diajukan terkait peluang pengembangan produk dan strategi inovasi yang dapat diterapkan.

e2eec400-b4d1-4cb0-aa04-ed2cad99a629

Salah satu pelaku UMKM Desa Klidang Wetan, Bu Eka, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari para mahasiswa. “Saya sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi pelaku UMKM kami, khususnya dalam mengembangkan produk yang lebih sehat dan inovatif. Booklet yang diberikan sangat membantu sebagai panduan bagi mereka untuk terus berinovasi. Saya berharap apa yang diajarkan bisa terus diterapkan secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan perekonomian warga Desa Klidang Wetan,” ungkapnya.  

Acara reportase ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan booklet kepada pelaku UMKM yang terpilih. Diharapkan melalui pendampingan ini, pelaku UMKM yang terpilih yaitu peyek dan keripik pisang dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan produk yang lebih sehat, inovatif, dan bernilai tambah, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

 

Penulis: Rochmatul Laily Faradila

Fotografer: Sania Febrianti

Kontak Humas: Instagram/Tiktok @lifeatklidangwetan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *