Expo UMKM KKN Kecamatan Mranggen Meriah di Lapangan Brumbung, Tampilkan Produk Lokal Berbalut Budaya Jawa

Mahasiswa KKN UPGRIS Berdampak ikuti expo KKN 2026 untuk kenalkan produk lokal
Bestarinesia.id, Demak – Kegiatan Expo UMKM Kuliah Kerja Nyata (KKN) se-Kecamatan Mranggen berlangsung meriah di Lapangan Brumbung, Kecamatan Mranggen, pada Minggu (30/8/2026). Acara ini menjadi puncak rangkaian program kerja mahasiswa KKN dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Mranggen dalam mendukung dan mempromosikan potensi UMKM lokal, sekaligus mengangkat kekayaan budaya Jawa melalui konsep dekorasi yang dihadirkan di setiap stan.
Expo ini mengusung tema “UPGRIS Berdampak: Mengangkat Potensi Lokal, Membangun Desa yang Berdaya”, yang mencerminkan komitmen mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat desa melalui program KKN.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pihak kampus serta jajaran pemerintah Kecamatan Mranggen, sebagai bentuk dukungan dan sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat desa. Kehadiran kedua pihak ini semakin menegaskan bahwa program KKN tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Suasana expo semakin semarak dengan adanya rangkaian hiburan rakyat, yakni pertunjukan jaranan dan orkes organ tunggal, yang berhasil menarik antusiasme warga sekitar untuk turut memeriahkan acara. Perpaduan antara pameran UMKM, dekorasi bernuansa budaya Jawa, dan hiburan tradisional ini menjadikan expo tidak hanya sebagai ajang promosi produk lokal, tetapi juga sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Camat Mranggen, Yogi Setyawan Widi Nugroho, S.STP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya expo ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian desa.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menghadirkan wadah bagi UMKM desa untuk lebih dikenal luas. Saya berharap semangat ini terus berlanjut, tidak hanya selama masa KKN, tetapi juga menjadi pemantik bagi pengembangan UMKM di masa yang akan datang,” ujar Yogi.
Sementara itu, Ketua Panitia Expo, Nawareswara Adhe, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh kelompok KKN se-Kecamatan Mranggen yang dipersiapkan secara matang untuk menampilkan potensi terbaik dari masing-masing desa.
“Kami ingin expo ini menjadi wadah bersama, bukan hanya untuk mempromosikan UMKM, tapi juga mengenalkan kekayaan budaya Jawa lewat konsep dekorasi yang kami hadirkan di setiap stan. Alhamdulillah, animo masyarakat sangat baik dan acara berjalan lancar berkat kekompakan seluruh tim,” tutur Nawareswara.
Ia juga berharap expo ini dapat menjadi momentum bagi UMKM desa-desa di Kecamatan Mranggen untuk semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa program KKN mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan Expo UMKM ini menjadi salah satu wujud implementasi tema besar UPGRIS Berdampak, di mana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang membantu desa memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki.
Melalui kolaborasi antara kampus, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, expo ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya di wilayah Kecamatan Mranggen.
Editor: Azis
