Belajar Memilah Sampah, Mahasiswa KKN UNDIP Mengajak Siswa SD Kaliyoso Peduli Lingkungan hingga Laut

0

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa SD Negeri Kaliyoso, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik hingga penerapan 3R. Siswa juga diajak memahami dampak membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan, sungai, hingga laut.

DSC03749-1

fde99b23-6917-4fc6-a1b4-857826df3a53-1

Kendal — Senin, 3 Agustus 2026.

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa SD Negeri Kaliyoso, Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan tujuan mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengenal berbagai jenis sampah, khususnya sampah organik dan anorganik, serta cara membedakan dan memilahnya. Materi disampaikan dengan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami oleh siswa.

Mahasiswa juga menjelaskan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya membuat lingkungan menjadi kotor, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir serta menjadi tempat berkembangnya sumber penyakit.

Permasalahan sampah juga tidak berhenti di lingkungan sekitar. Sampah yang dibuang sembarangan dapat masuk ke saluran air dan terbawa menuju sungai hingga akhirnya mencapai laut. Oleh karena itu, siswa diperkenalkan bahwa menjaga lingkungan sekitar juga merupakan salah satu langkah untuk menjaga ekosistem perairan dan laut.

Selain pemilahan sampah, siswa juga dikenalkan dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Mahasiswa memberikan pemahaman mengenai upaya mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah, menggunakan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan, serta mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Siswa juga diberikan contoh sederhana mengenai pemanfaatan sampah. Sampah organik, seperti sisa makanan dan daun, dapat dimanfaatkan kembali melalui berbagai cara pengolahan, sedangkan sampah anorganik tertentu dapat digunakan kembali atau didaur ulang menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui jenis-jenis sampah, tetapi juga mulai menerapkan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah dan membuangnya pada tempat yang sesuai. Edukasi sejak usia sekolah diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan serta memahami bahwa permasalahan sampah dapat berdampak lebih luas hingga ke lingkungan laut.

Penulis: Rr. Viesca Nayla Putri W.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *