KKNT-79 Susun Sistem Inventory untuk Dukung Pengelolaan UMKM Budidaya Jamur RN Farm

0
Screenshot-2026-08-19-115323

Mahasiswa melakukan wawancara dan observasi bersama Pak Wanto untuk memperoleh informasi mengenai proses operasional dan kondisi pencatatan persediaan pada (29/7)

Besterinesia.id, Kab. Semarang – Tim KKNT-79 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pemetaan rantai pasok dan penyusunan Sistem Manajemen Persediaan (Inventory Management) berbasis Microsoft Excel pada RN Farm di RW 12, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Semarang, Jawa Tengah, pada 29–31 Agustus 2026. Program ini dilakukan untuk membantu pemilik usaha, Pak Wanto, memperoleh alat bantu pencatatan persediaan yang lebih terstruktur.

RN Farm merupakan UMKM yang bergerak dalam budidaya dan penjualan jamur segar. Bibit jamur diperoleh dengan cara membeli, sementara hasil panen terutama dijual kepada pedagang sayur dan terkadang kepada tetangga.

Sebelum kegiatan, RN Farm belum memiliki pencatatan stok baik dalam buku maupun Microsoft Excel. Pengelolaan persediaan masih mengandalkan ingatan pemilik. Berdasarkan keterangan Pak Wanto (Pelaku usaha), jumlah panen juga dapat berubah dan kondisi cuaca di lingkungan Wujil menjadi salah satu kondisi yang diperhatikan dalam budidaya.

Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan program yang menggabungkan pemetaan rantai pasok (Supply Chain Mapping) dengan penyusunan Sistem Manajemen Persediaan berbasis Microsoft Excel. Pemetaan dilakukan untuk mengetahui alur kegiatan RN Farm mulai dari pengadaan bibit, proses budidaya, panen, penyimpanan, hingga penjualan. Hasil pemetaan kemudian digunakan sebagai acuan dalam menyusun sistem pencatatan yang disesuaikan dengan kondisi usaha.

Kegiatan dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari. Pada (29/7) mahasiswa melakukan wawancara dan observasi bersama Pak Wanto untuk memperoleh informasi mengenai proses operasional dan kondisi pencatatan persediaan.

Selanjutnya pada hari kedua, menyusun template Sistem Inventory Management menggunakan Microsoft Excel berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan. Mahasiswa menyampaikan sistem tersebut memuat dashboard, data barang, barang masuk, barang keluar, sistem gudang, informasi supplier, serta jumlah barang yang tersisa.

Pada hari terakhir tanggal (31/8), tahap sistem difinalisasi dan dijelaskan kepada Pak Wanto. Dalam proses penyusunan, terdapat rumus Excel yang sempat mengalami error dan kemudian diperbaiki sebelum sistem dijelaskan kepada pemilik usaha. Kegiatan inti bersama pelaku usaha berlangsung sekitar satu jam setiap hari dalam rentang waktu pukul 10.00–13.00 WIB.

Mahasiswa lakukan edukasi sistem difinalisasi dan dijelaskan kepada Pak Wanto dengan memanfaatkan Microsoft Excel

Pak Wanto memahami cara kerja sistem yang diperkenalkan. Namun, dalam proses penjelasan muncul pertanyaan mengenai kebutuhan penggunaan aplikasi karena pemilik usaha sudah cukup berumur dan belum terlalu terbiasa dengan teknologi. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan agar alat bantu yang digunakan tetap sederhana dan mudah dipahami.

Hasil langsung kegiatan berupa pemetaan awal rantai pasok RN Farm dan template Sistem Inventory Management berbasis Microsoft Excel yang telah difinalisasi.

Sistem tersebut belum diterapkan secara penuh dalam operasional karena keterbatasan data yang tersedia. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi tahap awal yang dapat dikembangkan melalui pencatatan stok, hasil panen, dan penjualan secara rutin sehingga template dapat digunakan sesuai kebutuhan usaha.

“Kami membuat sistem ini sesederhana mungkin agar dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan RN Farm. Harapannya, ketika pencatatan sudah mulai dilakukan secara rutin, sistem ini dapat membantu Pak Wanto memantau persediaan dengan lebih mudah,” ujar Saskia, mahasiswa KKNT-79 Universitas Diponegoro. 

Melalui kegiatan ini, RN Farm diharapkan memiliki dasar pengelolaan persediaan yang lebih terstruktur dan dapat mengembangkan pencatatan operasional secara bertahap. Penggunaan sistem yang sederhana juga diharapkan dapat menyesuaikan dengan kesiapan pemilik usaha dalam menggunakan teknologi.

 

 

Penulis/Reporter: Saskia Kamila Maharani

Fotografer: Ghina Aurelia Pinggala

Kontak Media/Humas: Saskiakamilam@gmail.com

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *