KKNT-79 UNDIP Gandeng DINKES Semarang Edukasi Higienitas Dapur UMKM Wujil

Foto bersama antara mahasiswa dan masyarakat setelah kegiatan edukasi higienitas dan sanitasi dapur bagi pemilik UMKM rumahan
Bestarinesia.id, Kab. Semarang – Sosialisasi mengenai higienitas dan sanitasi dapur bagi pemilik UMKM rumahan diadakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) KKNT-79 Universitas Diponegoro (Undip) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini digelar untuk menjawab kebutuhan akan peningkatan pencerdasan mengenai higienitas dapur, terutama bagi pemilik UMKM rumahan yang menjadi salah satu potensi utama di Kelurahan Wujil. Mahasiswa KKNT-79 Undip Pemahaman yang masih perlu ditingkatkan tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya sosialisasi ini.
Kegiatan berlangsung di Musholla Al-Hikmah, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, pada Sabtu (8/8), pukul 10.00 WIB, dan diikuti oleh 22 peserta.
Kegiatan ini digelar untuk menjawab kebutuhan akan peningkatan pencerdasan mengenai higienitas dapur, terutama bagi pemilik UMKM rumahan yang menjadi salah satu potensi utama di Kelurahan Wujil. Pemahaman yang masih perlu ditingkatkan tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya sosialisasi ini.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pencerdasan mengenai higienitas dapur, khususnya bagi para pemilik UMKM rumahan yang menjadi sasaran utama kegiatan. Melalui program ini, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi dalam proses produksi pangan yang mereka jalankan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, yaitu Nurika Siti Istikomah, S.Tr.Kl. yang merupakan perwakilan dari puskesmas setempat. Beliau menyampaikan materi mengenai higiene dan sanitasi dapur disampaikan langsung kepada para peserta yang hadir.
Kegiatan mendapat respons positif dan antusias dari warga, khususnya para pelaku UMKM yang mengikuti rangkaian kegiatan. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi mengenai higiene dan sanitasi serta menunjukkan ketertarikan terhadap pendampingan legalitas usaha.
Antusiasme tersebut terlihat dari keterlibatan peserta selama kegiatan dan adanya beberapa pelaku UMKM yang melanjutkan proses pendampingan setelah kegiatan berlangsung.
Sebagai hasil langsung dari kegiatan ini, peserta dibuatkan akun SIPENTOL, yaitu akun yang dapat digunakan untuk mengikuti pelatihan gratis dari Balai Latihan Kerja dan Koperasi (Balatkop) Kabupaten Semarang.
Program ini juga memberikan manfaat bagi warga, khususnya pelaku UMKM, dalam meningkatkan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi pangan serta pentingnya pemenuhan legalitas usaha. Melalui kegiatan ini, warga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan keamanan produk, membangun kepercayaan konsumen, serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mengembangkan usaha dan mengakses program pembinaan maupun bantuan dari pemerintah.
Nurika Siti Istikomah, S.Tr.Kl. selaku pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya.
“Terima kasih sudah percaya kami. Semoga kegiatannya membawa manfaat kepada masyarakat. Semoga lancar kedepannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Puji, salah satu peserta yang merupakan pelaku UMKM. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran kegiatan tersebut memberikan pengetahuan untuk menjaga kebersihan.
“Terima kasih atas kegiatan bermanfaatnya, sekalian untuk mengedukasi warga agar lebih terjaga kebersihan dapurnya,” ujar Puji.
Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Tim KKNT-79 Universitas Diponegoro dalam mendukung peningkatan kualitas dan keamanan produk UMKM rumahan di Kelurahan Wujil. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Tim KKNT-79 dapat diikuti melalui akun Instagram @KKNT79.Wujil.
Penulis/Reporter: Nobelin Indira Nisa
Fotografer: Saskia Kamila Maharani
Kontak Media/Humas: Instagram @KKNT79.Wujil
Editor: Azis
