Mahasiswa KKN UNDIP Dukung Pelayanan Posyandu melalui Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat
Kegiatan pendampingan Posyandu dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro untuk membantu kader dalam pelaksanaan pemeriksaan dan pencatatan data kesehatan masyarakat. Mahasiswa terlibat dalam pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan serta membantu pengolahan data hasil pemeriksaan sebagai bagian dari upaya mendukung pemantauan kesehatan masyarakat secara berkala.

mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Caruban
Bestarinesia.id, Kendal – Kegiatan pendampingan Posyandu merupakan salah satu bentuk partisipasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Caruban. Kegiatan ini dilakukan dengan membantu kader Posyandu dalam proses pemeriksaan dan pencatatan data kesehatan peserta. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa turut membantu kelancaran pelaksanaan pelayanan sekaligus memperoleh pengalaman dalam mendukung kegiatan kesehatan berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa membantu melakukan beberapa pemeriksaan dasar, meliputi pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter, tinggi badan, dan berat badan peserta. Selain melakukan pengukuran, mahasiswa juga membantu mengolah dan mencatat data hasil pemeriksaan agar dapat terdokumentasi dengan baik. Data tersebut menjadi bagian dari informasi yang dapat digunakan dalam pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan membantu proses pelayanan peserta Posyandu. Mahasiswa melakukan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter dengan memastikan peserta berada dalam posisi yang sesuai selama pemeriksaan. Selanjutnya, dilakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk memperoleh data antropometri peserta.
Setelah seluruh pengukuran dilakukan, hasil pemeriksaan dicatat dan dikumpulkan secara sistematis. Mahasiswa turut membantu dalam pengolahan data hasil pemeriksaan, sehingga data yang diperoleh dapat tersusun dengan lebih rapi dan mudah digunakan sebagai dokumentasi kegiatan Posyandu.
Salah satu peserta Posyandu mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat.
“Kegiatannya membantu sekali, jadi bisa mengetahui tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan. Pemeriksaannya juga cepat dan mahasiswa yang membantu ramah,” ujar salah satu peserta setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa berkoordinasi dengan kader Posyandu untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan dengan tertib. Keterlibatan mahasiswa juga membantu memperlancar alur pelayanan sehingga peserta dapat mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan baik.
Melalui kegiatan pendampingan Posyandu ini, mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan pemeriksaan dasar, tetapi juga berkontribusi dalam proses pencatatan dan pengolahan data kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya ketelitian dalam melakukan pengukuran serta pencatatan data sebagai bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kader Posyandu dalam melakukan dokumentasi hasil pemeriksaan serta membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Penulis: Rachelaqiila A. Shakara, Mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Diponegoro
Editor :Hendrik Anggi Setyawan, S.Pi., M.Si.
