Mahasiswa KKN Undip Terapkan Metode Matematika Untuk Optimalkan Distribusi Produk Gitar UMKM Desa Bener

0
1000310552-2

Mahasiswa laksanakan Optimalisasi Distribusi Produk Gitar Menggunakan Metode Transportasi Berbasis Microsoft Excel pada UMKM Gitar di Desa Bener

Bestarinesia.id, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui Muhammad Khalim Cakra Alfian dari Program Studi Matematika melaksanakan program kerja Optimalisasi Distribusi Produk Gitar Menggunakan Metode Transportasi Berbasis Microsoft Excel pada UMKM pengrajin gitar milik Bapak Daniel di Dusun Tegalrejo RT 07 RW 03, Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.

Program tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/8) sebagai bentuk penerapan ilmu matematika, khususnya di bidang riset operasi dan melalui metode transportasi, dalam membantu melihat permasalahan distribusi produk gitar pada UMKM.

Produk gitar yang dihasilkan di Desa Bener dipasarkan ke berbagai daerah sehingga proses distribusi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan usaha.

Melalui program ini, mahasiswa melakukan analisis terhadap sistem distribusi dengan memperhatikan biaya pengiriman. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan dianalisis dengan beberapa metode transportasi, yaitu North West Corner (NWC), Least Cost Method (LCM), dan Vogel’s Approximation Method (VAM).

Salah satu mahasiswa menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga untuk menunjukkan bagaimana matematika dapat digunakan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

“Melalui program ini, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa ilmu matematika tidak hanya digunakan di dalam pembelajaran, tetapi juga bisa diterapkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Mahasiswa mencoba melihat proses distribusi gitar di UMKM Bapak Daniel, kemudian mengolahnya menggunakan metode transportasi dan Microsoft Excel untuk mencari pola distribusi dengan biaya yang lebih efisien.” jelas mahsiswa pelaksana program.

Berdasarkan hasil perhitungan, metode North West Corner menghasilkan total biaya distribusi sebesar Rp3.080.000. Sementara itu, metode Least Cost Method dan Vogel’s Approximation Method menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp2.800.000.

Hasil tersebut kemudian diuji kembali menggunakan Modified Distribution Method (MODI) untuk memastikan bahwa solusi yang diperoleh telah optimal.

“Dari hasil perhitungan yang kami lakukan, metode Least Cost Method dan Vogel’s Approximation Method menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp2.800.000. Hasil tersebut kemudian kami uji kembali menggunakan metode MODI dan diperoleh bahwa solusi yang digunakan sudah optimal.” tambahnya.

Selain menghasilkan analisis biaya distribusi, program ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya pencatatan dan perencanaan distribusi bagi pelaku UMKM. Pemanfaatan Microsoft Excel dipilih agar proses pengolahan data dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan mudah dipahami.

“Mahasiswa berharap hasil dari program ini tidak hanya menjadi tugas atau kegiatan selama KKN, tetapi juga dapat memberikan gambaran kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan dan perencanaan distribusi. Dengan bantuan Microsoft Excel, pengolahan data tersebut juga diharapkan lebih mudah untuk diterapkan.” tutup mahasiswa

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN dari program studi matematika Universitas Diponegoro berupaya menghubungkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan kebutuhan masyarakat. Penerapan metode transportasi diharapkan dapat menjadi salah satu pendekatan dalam membantu UMKM memahami pola distribusi dan mempertimbangkan biaya pengiriman secara lebih efisien.

Penulis/Reporter: Muhammad Khalim Cakra Alfian
Fotografer: Daniel
Kontak Media/Humas Kelompok: muhammadkca@gmail.com

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *