KKN Undip Edukasi UP2K RW 12 Olah Cabai Menjadi Produk Bernilai Tambah

0
Screenshot-2026-08-19-120106-1

KABUPATEN SEMARANG, 2 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN Tematik Undip dari kelompok KKNT-79, Zahroh Hana Rozan Nafi’ah, melaksanakan program kerja multidisiplin 2 berupa Edukasi Pengolahan Cabai Menjadi Cabai Tabur Berbasis Pemberdayaan Usaha, kepada 16 anggota UP2K RW 12, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (2/8). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB di rumah anggota UP2K, Ibu Ari, tersebut dilakukan untuk memberikan pengetahuan mengenai pengolahan cabai, mulai dari produksi hingga pengemasan, pelabelan, perhitungan usaha sederhana, dan pemasaran.

Cabai menjadi salah satu tanaman yang cukup sering ditanam masyarakat RW 12, terutama di pekarangan rumah. Namun, pemanfaatan cabai masih terbatas untuk kebutuhan rumah tangga dan belum banyak dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah. Selain itu, cabai segar memiliki daya simpan yang relatif terbatas sehingga diperlukan alternatif pengolahan agar hasil budidaya dapat dimanfaatkan lebih lanjut.

Melalui program ini, Zahroh memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu UP2K mengenai tahapan pembuatan cabai tabur hingga pengemasan dan pemasaran. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi peserta untuk mengolah cabai berbasis potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Persiapan kegiatan dilakukan secara bertahap. Pada 18 Juli 2026, Zahroh melakukan identifikasi potensi melalui kunjungan kepada Ketua RW 12. Dari koordinasi tersebut, Zahroh memperoleh informasi mengenai keberadaan tanaman cabai serta diarahkan untuk berkoordinasi dengan Ketua UP2K. Koordinasi lanjutan bersama Ketua UP2K, Ibu Uun, dilakukan pada 22 Juli untuk menentukan sasaran, waktu, dan bentuk kegiatan.

Zahroh kemudian melakukan uji coba pembuatan cabai tabur pada 23–24 Juli untuk memperoleh komposisi, rasa, dan kualitas produk yang sesuai. Pada pelaksanaan edukasi 2 Agustus, materi disampaikan melalui presentasi yang membahas manfaat pengolahan cabai, tahapan pembuatan, pengemasan, pelabelan produk, hingga perhitungan usaha sederhana. Peserta juga diperlihatkan contoh cabai segar dan cabai kering serta mengikuti sesi kuis berdasarkan materi yang telah disampaikan. Sebagai contoh hasil pengolahan, peserta memperoleh produk cabai tabur dalam kemasan botol yang dilengkapi label informatif.

Kegiatan tersebut memberikan hasil langsung berupa pengetahuan mengenai pengolahan cabai menjadi cabai tabur serta contoh produk dalam kemasan berlabel. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pengemasan, pelabelan, perhitungan usaha sederhana, dan strategi pemasaran. Materi serta panduan pembuatan cabai tabur kemudian dibagikan kepada Ketua UP2K melalui WhatsApp agar dapat menjadi bahan referensi bagi anggota.

Keberlanjutan program diarahkan pada pemanfaatan materi yang telah dibagikan untuk dipelajari kembali secara mandiri. Anggota UP2K diharapkan dapat menerapkan tahapan pembuatan cabai tabur apabila ingin mengembangkan produk olahan cabai di kemudian hari.

Penulis/Reporter: Zahroh Hana Rozan Nafi’ah

Fotografer: Saskia Kamila Maharani

Kontak Media/Humas : zahrohhanaa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *