Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Mie Ayam dan Pawon Simbok Perkuat Branding Digital

0
hafidz-m2

Semarang, 15 Agustus 2026 — Tim KKN KKNT-79 Universitas Diponegoro menggelar pelatihan dan pendampingan penguatan branding serta pemasaran digital bagi dua UMKM makanan, yaitu Mie Ayam Bu Jono dan Warung Makan Pawon Simbok, di Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pemilik serta pengelola kedua UMKM sebagai upaya membantu pengembangan usaha yang selama ini masih terkendala keterbatasan kemampuan branding dan pemasaran digital.

Mie Ayam Bu Jono dan Pawon Simbok merupakan usaha kuliner yang sudah cukup dikenal oleh pelanggan di sekitar Kelurahan Wujil dan memiliki cita rasa yang digemari. Namun, keterbatasan usia pemilik serta minimnya kemampuan dalam branding dan pemasaran digital membuat pengembangan usaha dan jangkauan pasar keduanya belum optimal, sehingga potensi kedua UMKM tersebut belum sepenuhnya tergarap.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN merancang program pemberdayaan UMKM makanan melalui penguatan branding dan pemasaran digital. Program ini menyasar pemilik dan pengelola kedua UMKM, dengan fokus pada pengembangan identitas usaha, pembuatan media promosi, pemanfaatan platform digital untuk pemasaran, hingga pembaruan banner usaha yang kondisinya sudah tidak layak.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, diawali dengan observasi kondisi usaha, dilanjutkan sosialisasi kepada pemilik UMKM, kemudian pelatihan, serta pendampingan langsung agar materi yang diberikan benar-benar dapat diterapkan oleh pemilik usaha. [DATA BELUM DIISI: rincian tahapan kegiatan secara lengkap]

Selama kegiatan berlangsung, pemilik Mie Ayam Bu Jono dan Pawon Simbok menunjukkan sikap terbuka terhadap kehadiran mahasiswa KKN dan antusias untuk belajar. Keduanya dapat menerima masukan serta pengetahuan baru yang diharapkan mampu mendorong kemajuan usaha mereka ke depan.

Dari program ini, kedua UMKM kini memiliki identitas usaha dan media promosi yang lebih menarik, sekaligus tersedianya media pemasaran digital yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran serta membuka peluang peningkatan pendapatan usaha. Bagi pemilik dan pengelola, manfaat yang paling terasa adalah desain banner yang kini tampil lebih baik, pendampingan pembuatan video promosi yang mengikuti tren terkini, serta pengenalan penggunaan kalkulator agar perhitungan usaha tidak lagi keliru.

Bu Jono, salah satu pemilik UMKM, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN. “Keberadaan KKN di sini bermanfaat, tidak hanya bagi lingkungan, tapi juga bagi UMKM. Kami diberikan desain banner yang cukup menarik sehingga tampilan warung menjadi lebih segar, dan diajari cara mengedit video yang seru dan menyesuaikan tren,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada informasi mengenai rencana kegiatan lanjutan dari program pemberdayaan UMKM tersebut. Mahasiswa KKN berharap penguatan branding dan pemasaran digital yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan oleh Mie Ayam Bu Jono dan Pawon Simbok untuk mengembangkan usahanya di masa mendatang.

Penulis/Reporter: Hafidz Afif Fotografer: Erick Benediktus Sinulingga, dan Danendra Daryl Abhinaya Kontak Media/Humas: Instagram @kknt79.wujil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *