Sehatkan Ibu, Cegah Stunting: KKN Undip Dorong Konsumsi Ikan dan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil Desa Jungsemi

0
Capture

Jungsemi, Kendal – KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun 2026 Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, melaksanakan penyuluhan kesehatan dan gizi bagi ibu hamil pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut bertempat di kediaman bidan Desa Jungsemi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kendal yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan data e-PPBGM April 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Kendal tercatat sebesar 12,15 persen, sehingga diperlukan upaya yang lebih optimal dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Ibu hamil menjadi sasaran utama kegiatan karena masa kehamilan merupakan salah satu periode penting dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pemberian Air Susu Ibu (ASI) serta berbagai hal yang perlu diperhatikan ibu pada kondisi sebelum dan sesudah melahirkan. Materi disampaikan oleh bidan Kecamatan Kangkung yang bertugas di Desa Jungsemi. Peserta diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu selama kehamilan, mempersiapkan persalinan, serta mempersiapkan pemberian ASI setelah melahirkan.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh mahasiswa KKN. Kegiatan tersebut menjadi sesi interaktif bagi peserta sekaligus menciptakan suasana yang lebih santai dalam rangkaian kegiatan.

Rangkaian berikutnya berupa penyampaian materi mengenai pengenalan stunting oleh Ihsan Rafindra Putra, mahasiswa Kedokteran Umum UNDIP. Materi mencakup pengertian stunting, faktor yang dapat memengaruhinya, serta pentingnya melakukan pencegahan sejak masa kehamilan. Selanjutnya, Afifah Ali Alhadadi, mahasiswi Biologi UNDIP, menyampaikan materi mengenai gizi dan kesehatan melalui peningkatan konsumsi sayur serta protein nabati lokal. Konsumsi ikan lokal turut ditekankan sebagai salah satu sumber protein hewani yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan keluarga.

Sebagai penutup, mahasiswa memberikan kuis kepada para ibu hamil untuk mengingat kembali materi yang telah disampaikan. Seluruh peserta mendapatkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan juga menghasilkan leaflet yang memuat materi mengenai kesehatan ibu, stunting, serta pemenuhan gizi melalui pangan lokal agar informasi dapat dibaca kembali oleh peserta setelah kegiatan.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan pemahaman mengenai pemenuhan gizi dan pemanfaatan pangan lokal, serta SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyuluhan kesehatan ibu dan upaya pencegahan stunting. Melalui kegiatan ini, KKN Reguler Tim II UNDIP berharap ibu hamil di Desa Jungsemi semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sebagai langkah awal dalam mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat.

Penulis: Aliefhya Sri Chandani Yunasyam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *