Mahasiswa KKN UNDIP Wujudkan Pojok Baca Bilingual Guna Tingkatkan Budaya Literasi Siswa di SDN 1 Jungsemi

Kendal, 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja Pembuatan Pojok Baca Bilingual di SDN 1 Jungsemi, Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan kosakata Bahasa Inggris kepada siswa melalui penyediaan sudut baca yang dilengkapi dengan buku-buku bilingual berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Program ini dilatarbelakangi oleh perlunya penyediaan media pembelajaran yang menarik untuk mendukung kegiatan literasi di sekolah. Melalui Pojok Baca Bilingual, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan fasilitas sederhana yang dapat dimanfaatkan siswa untuk menumbuhkan minat membaca sekaligus memperkaya kosakata Bahasa Inggris sejak usia dini.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak SDN 1 Jungsemi mengenai lokasi penempatan pojok baca. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyiapkan sudut baca di dalam kelas dengan menata rak serta menyediakan koleksi buku bacaan bilingual yang dapat digunakan oleh siswa. Pojok baca dirancang senyaman mungkin agar menarik minat siswa untuk membaca pada waktu luang maupun saat kegiatan literasi di sekolah. Selain itu, mahasiswa juga memberikan penjelasan kepada guru dan siswa mengenai pemanfaatan pojok baca sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
Program Pojok Baca Bilingual terlaksana sesuai dengan rencana dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Pojok baca yang telah disediakan diharapkan mampu menjadi sarana pendukung pembelajaran sekaligus meningkatkan kebiasaan membaca di kalangan siswa. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah buku bacaan bilingual sehingga koleksi yang tersedia belum terlalu beragam. Ke depannya, diharapkan sekolah dapat menambah koleksi buku secara bertahap agar siswa memiliki lebih banyak pilihan bacaan yang menarik dan sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Pojok Baca Bilingual diserahkan kepada pihak SDN 1 Jungsemi untuk terus dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan sarana meningkatkan budaya literasi siswa. Dengan adanya program ini, diharapkan minat baca siswa semakin meningkat serta kemampuan mereka dalam mengenal dan memahami kosakata Bahasa Inggris dapat berkembang secara bertahap melalui kebiasaan membaca.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis Pojok Baca Bilingual kepada pihak sekolah serta sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan komitmen bersama dalam mendukung budaya literasi di lingkungan sekolah.
Penulis: Rahma Fitria Nurfaizah
