Mahasiswa KKN UNDIP Kembangkan Flashcard Edukasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak di Desa Ponowaren

0
218c7f55-bec0-4a97-a6a3-8969d9195de3-1

Mahasiswa KKN Tim II Undip beserta dengan Ibu dan Balita posyandu peserta penyuluhan (Sumber: Dokumentasi Pribadi) 

Bestarinesia.id, Sukoharjo  Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 melaksanakan Program KerjaMultidisiplin 1 bertemaOptimalisasi Pelayanan Posyandu dalam Mendukung Kehidupan Sehat dan Sejahtera di Desa Ponowaren” di Balai Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Salah satu kegiatan dalam program tersebut berupa pembuatan flashcard edukasi hidup sehat dan tumbuh kembang anak oleh Azzahra Vina Ayu Kusuma, mahasiswi Sastra Indonesia yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026).

Program ini dilakukan untuk mendukung kegiatan edukasi Posyandu kepada masyarakat, khususnya ibu balita. Media flashcard dipilih agar informasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak tidak hanya disampaikan secara lisan saatsosialisasi, tetapi juga dapat dibawa pulang, dibaca kembali, dan digunakan sebagai pengingat dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama kader Posyandu untuk mengetahui kebutuhan media edukasi. Selanjutnya, materi mengenai tumbuh kembang anak disusun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Materi tersebut kemudian dikembangkan menjadi flashcard dengan tampilan visual yang menarik, dicetak, dan digunakan dalam kegiatan sosialisasi kepada ibu balita.

Penjelasan singkat serta penyerahan flashcard kepada Ibu Balita oleh mahasiswi Azzahra (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Flashcard tersebut mengangkat temaWujudkan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini” dengan pesan “Langkah Kecil, Dampak Besar untuk Masa Depan Anak” yang memuat berbagai informasi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Materi yang disajikan antara lain pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), ASI eksklusif selama enam bulan pertama, pemberian MPASI bergizi sesuai usia, keamanan pangan, pemeriksaan rutin di Posyandu dan fasilitas kesehatan, serta pentingnya air bersih dan sanitasi yang layak. Informasi tersebut disusun secara sederhana agar mudah dipahami dan dapat menjadi pengingat bagi ibu balita dalam memenuhi kebutuhan kesehatan anak.

Dalam kegiatan sosialisasi, flashcard tidak hanya digunakan sebagai alat bantu untuk menjelaskan materi, tetapi juga diberikan kepada ibu balita yang mengikuti kegiatan. Sehingga, setiap ibu dapat membawa pulang media tersebut dan membaca kembali informasi yang telah disampaikan setelah kegiatanselesai.

Selain dalam bentuk media cetak, flashcard dilengkapi dengan barcode yang dapat diakses melalui Google Lens dengan handphone. Fitur ini memungkinkan ibu balita dan masyarakat lainnya mengakses kembali informasi secara digital. Dengan adanya barcode, informasi tidak hanya bergantung pada penjelasan secara langsung saat sosialisasi, tetapi dapat dibaca kembali kapan pun dan di mana pun hanya dengan menggunakan handphone.

“Kalau hanya dijelaskan secara lisan, biasanya setelah kegiatan selesai ada informasi yang lupa. Jadi saya membuat flashcard ini supaya materinya bisa dibaca lagi kapan saja. Flashcardnya juga kami berikan kepada ibu balita, jadi bisa dibawa pulang. Saya cantumkan barcode supaya kalau ingin membaca informasinya lagi bisa langsung akses lewat HP.” ujar Azzahra, Senin (27/7/2026).

Pemberian flashcard kepada ibu balita diharapkan dapat membuat informasi yang disampaikan dalam sosialisasi lebih mudah diingat dan diterapkan. Ibu balita juga dapatmenunjukkan atau membagikan informasi tersebut kepada anggota keluarga lainnya, sehingga edukasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak dapat menjangkau lebih banyak orang.

Rangkaian kegiatan Tim II KKN Undip di Desa Ponowaren turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui edukasi kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, perhatian terhadap tumbuh kembang anak, serta peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Melalui sosialisasi dan pemberian flashcard yang dilengkapi akses digital tersebut, edukasi diharapkan tidak hanya berlangsung selama kegiatan, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh ibu balita dan keluarga secara mandiri. Dengan begitu, informasi mengenai langkah sederhana untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak dapat dibaca kembali dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penulis: Azzahra Vina

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *