Dorong Pertumbuhan Kemampuan Membaca dan Berhitung Anak, Mahasiswa KKN-T IDBU 13 UNDIP Hadirkan Petualangan Literasi

Dokumentasi Kegiatan Petualangan Literasi oleh Mahasiswa KKN-T IDBU 13 UNDIP di Desa Teras
Bestarinesia.id, Boyolali – Lima mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Tim KKN-T IDBU 13 melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan bertajuk “Petualangan Literasi: Belajar, Bermain, dan Bercerita sebagai Upaya Menumbuhkan Kemampuan Literasi Anak di Desa Teras”. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali dengan sasaran anak-anak sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 3 yang masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan membaca dan berhitung.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan literasi dasar pada usia sekolah dasar sebagai fondasi dalam proses belajar anak. Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan pihak desa, masih terdapat anak-anak yang membutuhkan pendampingan dalam membaca, mengenal huruf, memahami bacaan sederhana, serta meningkatkan kemampuan berhitung. Oleh karena itu, mahasiswa KKN menghadirkan kegiatan pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar anak-anak lebih termotivasi untuk belajar.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh sekitar 20 anak. Dalam pelaksanaannya, lima mahasiswa membagi tanggung jawab ke dalam tiga bidang pembelajaran, yaitu literasi alfabet, literasi numerasi, dan kegiatan read aloud. Setiap bidang dirancang menggunakan metode belajar yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan peserta sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan mudah dipahami.
Pada sesi literasi alfabet, anak-anak diajak mengenal huruf, membaca suku kata, kata, hingga kalimat sederhana melalui berbagai media pembelajaran dan permainan edukatif. Kegiatan ini bertujuan membantu peserta meningkatkan kemampuan membaca sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri saat mengenali dan melafalkan kata-kata. Kegiatan literasi tak berhenti sampai pelafalan huruf saja, namun anak diajarkan untuk belajar menulis deskripsi yang mereka ketahui tentang kata yang tersusun
Selanjutnya, pada sesi literasi numerasi, mahasiswa mengajak anak-anak belajar mengenal angka serta konsep dasar penjumlahan dan pengurangan melalui permainan yang melibatkan aktivitas berhitung secara langsung. Metode belajar sambil bermain dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami konsep matematika dasar tanpa merasa terbebani selama proses pembelajaran.
Sementara itu, pada sesi read aloud, mahasiswa membacakan cerita anak secara ekspresif untuk meningkatkan kemampuan menyimak, memperkaya kosakata, serta menumbuhkan minat baca sejak dini. Setelah sesi bercerita, anak-anak diajak berdiskusi mengenai isi cerita dan menjawab pertanyaan sederhana untuk melatih kemampuan memahami bacaan serta mengungkapkan pendapat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Anak-anak aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, berpartisipasi dalam permainan edukatif, serta berani menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa. Suasana belajar yang interaktif membuat peserta lebih percaya diri dalam membaca, berhitung, dan berkomunikasi dengan teman maupun pendamping.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak, dan saya sangat berterimakasih sekali kepada mas dan mbak karena sudah memberikan materi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak.” ujar Bu Sartini selaku pengajar di MTA Cabang Teras 2.
Sama halnya dengan Bu Sartini, Bu Sri Prapti selaku pengajar lain juga mengatakan hal yang serupa, “Bagus ini, kegiatan mas mbak ini bisa menjadi pembelajaran baru bagi anak-anak.”
Melalui program “Petualangan Literasi”, mahasiswa KKN-T IDBU 13 Universitas Diponegoro berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar anak-anak di Desa Teras. Selain membantu mengembangkan kemampuan membaca dan berhitung, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat belajar, rasa ingin tahu, serta kebiasaan membaca sejak usia dini sehingga dapat mendukung perkembangan pendidikan anak-anak Desa Teras di masa mendatang.
Penulis: Luse Dotrika Aruan, Ilham Syahputra, Fahmi Ahluddin, Najwa Fidela Lathifah, Brilianty Sekar Taji
Editor: Azis
