UKM Teater Suryo Pati Susun Program Setahun, Siapkan Workshop hingga Pentas Bernuansa Pesantren

0
WhatsApp Image 2026-10-10 at 18.45.00

Teater Suryo Pati menggelar sarasehan untuk merumuskan program kerja

Pati, Bestarinesia.id -Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryo Pati mulai mematangkan agenda organisasi untuk satu tahun ke depan. Melalui sarasehan yang digelar di lingkungan kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), Jumat (9/10/2026), sebanyak 20 anggota membahas program kerja sekaligus strategi pengembangan seni pertunjukan di lingkungan kampus.

Sarasehan tersebut menjadi ruang bagi pengurus dan anggota untuk menyatukan gagasan, menentukan prioritas kegiatan, serta merancang program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain memperkuat koordinasi internal, forum ini diarahkan untuk mendorong pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni.

Lurah UKM Teater Suryo Pati, Bayu, mengatakan salah satu agenda jangka pendek yang disiapkan adalah workshop keteateran. Kegiatan tersebut akan menjadi pembekalan awal bagi anggota sebelum mengikuti latihan dan proses penciptaan karya.

Menurut Bayu, pemahaman dasar tentang seni teater diperlukan agar anggota dapat mengikuti proses latihan secara lebih terarah. Pembekalan itu juga diharapkan membantu mereka mengenali berbagai aspek seni pertunjukan sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Harapannya, sebelum mengikuti latihan, anggota terlebih dahulu mendapatkan bekal melalui workshop keteateran. Dengan begitu, mereka dapat memahami apa saja yang perlu dilakukan serta mengenal lebih jauh berbagai aspek dalam seni teater,” kata Bayu.

Dalam pengembangan kegiatan, UKM Teater Suryo Pati memiliki tiga divisi utama, yakni kesusastraan, musik, dan keaktoran. Divisi kesusastraan berfokus pada pengembangan gagasan dan penulisan karya, divisi musik mendukung unsur musikal pertunjukan, sedangkan divisi keaktoran mengembangkan kemampuan pemeranan.

Ketiga divisi tersebut diharapkan dapat bekerja secara terpadu untuk menghasilkan karya yang lebih matang. Kolaborasi antardivisi juga menjadi bagian penting dalam membangun proses kreatif yang melibatkan berbagai kemampuan anggota.

Pembina UKM Teater Suryo Pati, Siswanto, menilai karakter khas organisasi perlu dipertahankan di tengah upaya pengembangan kreativitas mahasiswa. Menurut dia, identitas Teater Suryo Pati selama ini tercermin dalam pentas produksi yang mengangkat nilai-nilai kepesantrenan.

“Sejak dahulu hingga sekarang, UKM Teater Suryo Pati terus menunjukkan eksistensinya melalui pentas produksi yang memiliki kekhasan nilai-nilai kepesantrenan. Ciri khas ini perlu terus dirawat dan dikembangkan agar tetap menjadi identitas dalam setiap karya yang dihasilkan,” ujar Siswanto.

Bagi Teater Suryo Pati, seni pertunjukan tidak hanya menjadi ruang ekspresi mahasiswa, tetapi juga sarana menyampaikan nilai pendidikan dan kehidupan pesantren kepada masyarakat.

Melalui penyusunan program kerja tersebut, UKM Teater Suryo Pati berharap dapat memperkuat solidaritas anggota, meningkatkan keterampilan berkesenian, serta menjaga keberlanjutan tradisi teater yang berpijak pada nilai-nilai kepesantrenan di lingkungan IPMAFA.

Editor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *