Peringati Maulid Nabi dan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU, Banom NU Kradenan Galang Infak Rp23,6 Juta

0
IMG-20260906-WA0030

Suasana Pengajian Memperingati Maulid Nabi dan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di SMA NU 1 Kradenan, pada Ahad (6/9/2026)

Bestarinesia.id, Blora — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Lahir (Harlah) ke-97 Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, tidak sekadar menjadi ajang pengajian. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi badan otonom (Banom) dan lembaga Nahdlatul Ulama sekaligus mendorong transformasi pendidikan.

Melalui gerakan infak, PAC Muslimat NU dan PAC Fatayat NU bersama lembaga serta Banom NU se-Kecamatan Kradenan berhasil menghimpun dana sebesar Rp23,6 juta. Dana tersebut terdiri atas Rp14 juta dari Muslimat dan Fatayat NU serta Rp9,6 juta dari LP Ma’arif NU. Seluruh dana disalurkan melalui Lazisnu untuk kemudian ditasarufkan sesuai peruntukannya.

Pengajian umum tersebut digelar di halaman indoor SMA NU 1 Kradenan, Ahad (6/9/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Dr. Fahrudin Karmani (Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jateng), Perwakilan PC Muslimat NU Cepu (mewakili Ibu Hj. Nafsiah), Jajaran Pengurus Banom MWC NU Kradenan dan Jamaah, Para Kyai Langgar, serta wali murid.

Meski diinisiasi PAC Muslimat NU dan PAC Fatayat NU Kradenan, pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur NU. Sekolah-sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU turut berperan dalam gerakan pembagian amplop infak dan penggalangan dana melalui jamaah serta wali murid.

Suasana pengajian semakin semarak dengan lantunan shalawat dari grup hadroh El Fata Nida.

Ketua LP Ma’arif NU Kecamatan Kradenan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurut dia, kebersamaan antar-Banom dan lembaga NU perlu terus dijaga agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan Camat Kradenan yang menilai keterlibatan aktif kader perempuan NU menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhruddin Karmani, M.S.I., mengulas perjalanan panjang LP Ma’arif NU dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Islam moderat di lingkungan sekolah, terutama empat prinsip utama, yakni tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal.

Fakhruddin juga mendorong sekolah dan madrasah Ma’arif untuk mengenalkan sejarah perjuangan ulama NU kepada generasi muda. Salah satunya dengan memasang foto para ulama dan pendiri NU di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan literasi sejarah dan identitas ke-NU-an.

Kepala SMA NU 1 Kradenan yang juga Sekretaris LP Ma’arif MWCNU Kradenan dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Ma’arif NU Jawa Tengah, Sudiro, M.Pd.I., mengatakan kehadiran pengurus NU dari tingkat wilayah hingga kecamatan menunjukkan bahwa pendidikan Ma’arif bergerak dalam semangat kebersamaan.

“Kebersamaan lintas Banom ini tidak boleh berhenti di panggung seremoni, tetapi harus berlanjut menjadi kerja kolaboratif nyata. Peringatan Maulid Nabi ini menjadi spirit transformasi bagi kami untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang aman, ramah, dan unggul,” ujar Sudiro.

Ia mengatakan sekolah dan madrasah Ma’arif juga dituntut terus meningkatkan kualitas akademik, memperkuat karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta meningkatkan penguasaan teknologi.

“Kami ingin memastikan sekolah Ma’arif selalu menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar pilihan alternatif. Khususnya SMA NU 1 Kradenan, kami siap menjadi benteng pendidikan karakter dan prestasi di wilayah Blora Selatan,” katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan mau’idhah hasanah yang disampaikan Nyai Laily Habibatul Masyfu’ah dari Bojonegoro.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak, termasuk mempercayakan pendidikan kepada lembaga di bawah naungan LP Ma’arif NU sebagai bagian dari upaya menjaga moral dan akidah generasi penerus.

 

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *