Cuci Tangan, Lawan Kuman! KKN UPGRIS Gaungkan Gerakan CTPS di MI Al-Amin Wringinjajar

0
WhatsApp-Image-2026-08-23-at-11.38.43-AM

Siswa MI Al-Amin Desa Wringinjajar antusias praktik mencuci tangan pakai sabun didampingi mahasiswa KKN UPGRIS

Bestarinesia.id, Demak — Kebiasaan mencuci tangan dengan benar menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Hal tersebut diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 37 melalui edukasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) kepada siswa MI Al-Amin Wringinjajar, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN UPGRIS Kelompok 37 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian cuci tangan, manfaat mencuci tangan, waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, serta dampak yang dapat muncul apabila kebersihan tangan tidak dijaga. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi tidak berhenti pada penyampaian materi. Mahasiswa KKN UPGRIS mengajak siswa mempraktikkan secara langsung langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Para siswa mengikuti praktik dengan antusias dan mencoba setiap tahapan yang telah dicontohkan oleh mahasiswa. Setelah praktik, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi yang diberikan.

Salah satu pertanyaan yang muncul berkaitan dengan waktu yang tepat untuk mencuci tangan. Mahasiswa menjelaskan bahwa mencuci tangan perlu dilakukan, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain atau melakukan aktivitas, serta ketika tangan terlihat kotor.

Eni Retnani, S.Pd., M.Pd., salah satu guru MI Al-Amin, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi siswa karena mereka tidak hanya memperoleh penjelasan, tetapi juga mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar.

“Kegiatan pelatihan mencuci tangan dari program KKN ini sangat bermanfaat karena sejalan dengan program hidup bersih dan sehat yang ada di MI Al-Amin. Anak-anak diajarkan dan mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan sabun, tidak hanya sekadar membasuh tangan dengan air lalu pergi,” ujarnya.

Bagi mahasiswa KKN UPGRIS, edukasi mengenai kebersihan tangan menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah.

Kebiasaan mencuci tangan yang dilakukan secara tepat dan konsisten diharapkan dapat menjadi bagian dari rutinitas siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami pentingnya kebersihan tangan, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri.

“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, siswa dapat membiasakan diri mencuci tangan dengan benar, terutama pada waktu-waktu penting, sehingga kebiasaan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kelvin Bintang Ardiansyah, mahasiswa KKN UPGRIS.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UPGRIS Kelompok 37 berupaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan dan kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.

 

Penulis: Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Wringinjajar

Editor: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *