Mahasiswa KKN Undip Edukasi Siswa SD di Desa Sepat tentang Pentingnya Mencegah Bullying

0
IMG_5228-1

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program sosial masyarakat berupa edukasi anti-bullying kepada siswa sekolah dasar di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut dilakukan di SDN Sepat 2, SDN Sepat 3, dan SDN Sepat 4 yang masing-masing dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2026 dan 4 Agustus 2026.  Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perilaku bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekitar. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar mudah dipahami.

Selain mengenalkan bentuk-bentuk bullying, mahasiswa juga mengajak siswa untuk membangun sikap saling menghargai dan menghormati antarteman. Siswa diberikan pemahaman bahwa perkataan maupun tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat berdampak buruk apabila menyakiti atau merendahkan orang lain.

Mahasiswa KKN dari tim ini yakni Az-Zahra Dwi Lestari yang berasal dari Fakultas Hukum Undip pun turut bertanggung jawab dalam mempersiapkan materi edukasi yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penyampaian materi diarahkan untuk mendorong siswa agar berani bersikap baik, menghargai perbedaan, serta tidak melakukan tindakan bullying kepada teman. Kegiatan edukasi ini berlangsung dengan antusias dan memberikan pemahaman baru kepada siswa mengenai pentingnya menjaga sikap serta memperlakukan teman dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

 


Sesi game interaktif bersama siswa SDN Sepat 4
Selain pemaparan materi, kegiatan edukasi ini juga dimeriahkan dengan sesi
games interaktif bersama anak-anak. Kegiatan tersebut digunakan sebagai sarana untuk mengingat kembali materi yang telah disampaikan sekaligus mengajak siswa menerapkannya melalui aktivitas bersama. Melalui permainan ini, anak-anak diajarkan secara langsung mengenai nilai kesetaraan dan dipastikan tidak ada perilaku diskriminasi antarteman selama kegiatan berlangsung.

Program edukasi anti-bullying ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial mahasiswa, tetapi juga merupakan langkah nyata yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Secara khusus, kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) yakni pada target penciptaan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan bagi anak. Di samping itu, inisiatif ini juga beririsan dengan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) sebagai bentuk pencegahan dini untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap edukasi anti-bullying dapat mendorong siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang positif. Kesadaran sejak usia sekolah ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, aman, dan nyaman bagi seluruh siswa.

 

Penulis/Reporter: Az-Zahra Dwi Lestari (Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Fakultas Hukum)

Fotografer: Tim Dokumentasi KKN-R Tim II Undip Desa Sepat Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen

Kontak Media:
Email kkntimiisepat@gmail.com
Instagram @kkn.desasepat 
Tiktok @diaryofsepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *